Anak adalah amanah yang harus dijaga. Bagaimana perkembangan sisi fisik, mental dan spiritual si anak akan sangat tergantung pada bagaimana cara orang tua mendidik. Oleh karena itu kita sebagai orang tua haruslah berhati-hati. Sebagai orang tua, kita juga harus paham psikologis anak dalam rentang usia. Dibanyak penelitian telah diambil beberapa kesimpulan bahwa kesuksesan anak itu tidak hanya dipengaruhi oleh factor internal, namun juga eksternal. Ini meliputi bagaimana cara anak berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Apalagi jika itu dilakukan pada usia golden age atau usia emas / usia balita.
Salah satu bentuk pendidikan kepada si anak adalah dengan memberi contoh. Orang tua yang sering memberi contoh akan biasa lebih disegani oleh si anak, daripada orang tua yang sukanya omong doang, tanpa mempraktekkan apa yang telah dinasehatannya kepada si anak.
Anda bisa juga memberikan perhatian kepada si anak dalam segala hal, yang memang itu dibutuhkan oleh sang anak. Tetapi kuncinya janganlah terlalu berlebihan.mengapa begitu? Karena hal itu akan direkam dalam pikiran bawah sadar si anak. Akibatnya nanti si anak akan bisa terus meminta dari anda. Selain itu sebaiknya anda juga tidak membiarkan sang anak mengenal lingkungan tanpa anda mengetahuinya. Anda harus bisa selalu menjadi partner serta filter bagi anak anda dalam mengenal lingkungan.
Salah satu contohnya adalah, selalu dampingi anak anda ketika melihat televisi. Selalu beri pemahaman kepada mereka tentang dunia luar dari sudut pandang agama serta akhlak. Dengan melakukan hal-hal seperti itu, maka niscaya anak anda hanya merekam peristiwa-peristiwa di sekitarnya dari kacamata yang selalu baik positif. Apa dampaknya akan hal ini ? Anak bisa berkembang dengan baik, serta pasti juga akan lebih memahami makna-makna lingkungan yang positif. Ini sama juga dengan mengenalkan si anak pada hal-hal yang baik sejak dini. Apalagi pada usia golden age, maka apapun yang dialami si anak akan bisa terekam degan baik 100% pada pikiran bawah sadarnya. Sehingga sekali lagi, jangan beri dia masukan informasi-informasi negatif
Salah satu bentuk pendidikan kepada si anak adalah dengan memberi contoh. Orang tua yang sering memberi contoh akan biasa lebih disegani oleh si anak, daripada orang tua yang sukanya omong doang, tanpa mempraktekkan apa yang telah dinasehatannya kepada si anak.
Anda bisa juga memberikan perhatian kepada si anak dalam segala hal, yang memang itu dibutuhkan oleh sang anak. Tetapi kuncinya janganlah terlalu berlebihan.mengapa begitu? Karena hal itu akan direkam dalam pikiran bawah sadar si anak. Akibatnya nanti si anak akan bisa terus meminta dari anda. Selain itu sebaiknya anda juga tidak membiarkan sang anak mengenal lingkungan tanpa anda mengetahuinya. Anda harus bisa selalu menjadi partner serta filter bagi anak anda dalam mengenal lingkungan.
Salah satu contohnya adalah, selalu dampingi anak anda ketika melihat televisi. Selalu beri pemahaman kepada mereka tentang dunia luar dari sudut pandang agama serta akhlak. Dengan melakukan hal-hal seperti itu, maka niscaya anak anda hanya merekam peristiwa-peristiwa di sekitarnya dari kacamata yang selalu baik positif. Apa dampaknya akan hal ini ? Anak bisa berkembang dengan baik, serta pasti juga akan lebih memahami makna-makna lingkungan yang positif. Ini sama juga dengan mengenalkan si anak pada hal-hal yang baik sejak dini. Apalagi pada usia golden age, maka apapun yang dialami si anak akan bisa terekam degan baik 100% pada pikiran bawah sadarnya. Sehingga sekali lagi, jangan beri dia masukan informasi-informasi negatif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar